Apakah Aku Siap untuk Coming Out?
Pengecekan kesiapan yang lembut — bukan vonis.
Coming out bukanlah satu momen tunggal
Kebohongan pertama yang orang katakan tentang coming out adalah bahwa itu adalah sebuah peristiwa. Bukan. Itu adalah serangkaian panjang keputusan kecil — siapa yang harus diberitahu, kapan, dalam urutan apa, bagaimana, dengan berapa banyak detail — yang tersebar selama bertahun-tahun atau puluhan tahun. Kamu akan coming out ratusan kali dalam hidupmu: kepada teman, kepada keluarga, kepada rekan kerja, kepada dokter baru, kepada orang asing yang salah berasumsi. Setiap kali, itu adalah sebuah keputusan.
Kuis ini dibangun di sekitar pertanyaan apakah orang tertentu, saat ini, adalah seseorang yang kamu siap untuk coming out kepadanya. Bukan “apakah kamu siap untuk coming out kepada dunia.” Itu tidak pernah menjadi pertanyaan yang baik. Dunia terlalu besar.
Jika kamu memiliki orang tertentu dalam pikiran, pegang mereka di kepalamu saat kamu menjawab. Hasilnya akan lebih berguna dengan cara itu.
Apa arti “siap” sebenarnya
Orang sering mengacaukan “siap” dengan “takut.” Kamu tidak akan takut ketika kamu coming out. Siap berarti:
- Kamu tahu apa yang kamu inginkan dari percakapan itu. Pengakuan? Dukungan? Hanya untuk berhenti berbohong? Mengetahui tujuannya itu penting.
- Kamu sudah memikirkan reaksi terburuk yang mungkin terjadi dan memiliki rencana jika itu terjadi.
- Kamu melakukan ini karena kamu ingin — bukan karena seseorang menekanmu, atau karena kamu mencoba memenangkan argumen, atau karena kamu menghukum seseorang.
- Kamu memiliki setidaknya satu orang yang sudah tahu dan mendukungmu — atau satu sumber daya (hotline, terapis, komunitas online) yang dapat kamu hubungi jika terjadi hal buruk.
- Kamu berada dalam situasi yang cukup stabil sehingga, jika percakapan berjalan paling buruk, kamu tidak dalam bahaya langsung.
Tidak semua dari lima hal ini harus sempurna. Tetapi jika tidak ada satu pun yang benar, kamu mungkin belum siap — dan itu bukan vonis. Itu hanya rekomendasi untuk membangun kondisi sebelum kamu mengambil langkah.
Mengapa waktu itu penting
Coming out yang buruk tidak merusak masa depanmu. Banyak orang mengalami coming out pertama yang mengerikan dan tetap memiliki kehidupan queer yang penuh dan menyenangkan. Tetapi coming out yang buruk, dengan orang yang salah, pada waktu yang salah, sebelum kamu memiliki jaring pengaman, dapat merugikanmu lebih dari yang seharusnya. Intinya bukan untuk menghindari semua risiko. Intinya adalah untuk mengambil risiko yang sesuai dengan situasimu.
Jika orang yang kamu pertimbangkan adalah orang tua yang mengendalikan tempat tinggal atau uangmu, perhitungannya berbeda daripada jika itu adalah teman kuliah. Anggap serius kondisi hidupmu. Jangan menyalahkan dirimu sendiri karena peduli pada mereka.
Bagaimana jika aku belum siap?
Maka kamu belum siap. Itu adalah kalimat yang lengkap. Kamu bisa menjadi orang queer seutuhnya yang belum memberi tahu siapa pun. Identitasmu tidak memerlukan pengetahuan orang lain untuk ada.
Kamu bisa:
- Menunggu sampai kamu memiliki tempat tinggal, penghasilan, atau jarak sendiri
- Memberi tahu satu teman tepercaya terlebih dahulu, lalu membangunnya secara perlahan
- Coming out secara anonim online ke komunitas queer untuk berlatih
- Berbicara dengan terapis atau hotline terlebih dahulu untuk berlatih
- Membaca ulang kuis ini dalam enam bulan dan melihat apakah situasimu telah berubah
Tidak ada kegagalan dalam menunggu. Menunggu juga merupakan tradisi queer.
Sumber Daya
- AS — The Trevor Project (saluran krisis pemuda LGBTQ+): 1-866-488-7386, kirim teks START ke 678-678, atau chat
- AS (segala usia) — LGBT Hotline: 1-888-843-4564
- Inggris — Switchboard LGBT+: 0800 0119 100
- Seluruh Dunia — IGLYO (organisasi pemuda LGBTQ+ internasional) memiliki sumber daya khusus negara
Kuis terkait
- Kuis Apakah Aku Gay? — jika kamu masih mencari labelnya terlebih dahulu
- Kuis Apakah Aku Lesbian?
- Kuis Apakah Aku Bi?
- Kuis Haruskah Aku Memberi Tahu Mereka Aku Menyukai Mereka? — jenis pengakuan yang berbeda
Sering ditanyakan
Haruskah aku benar-benar mengikuti kuis tentang coming out?
Jujur? Ini lebih baik daripada banyak alternatif — seperti keputusan impulsif pada jam 1 pagi atau pengakuan yang sudah kita latih di kepala seratus kali. Kuis ini tidak akan menyuruhmu untuk coming out. Ini akan membantumu memeriksa beberapa hal yang mungkin belum terpikirkan untuk diperiksa, seperti apakah kamu memiliki jaring pengaman, apakah hubungan itu dapat bertahan dengan 'mungkin nanti,' dan apakah kamu melakukan ini untuk dirimu sendiri atau untuk orang lain.
Apakah ada usia 'yang tepat' untuk coming out?
Tidak. Beberapa orang coming out pada usia 13, beberapa pada usia 73. Waktu 'yang tepat' adalah kapan pun biaya untuk tetap berada di dalam lemari bagi orang tertentu mulai lebih berat daripada biaya untuk memberi tahu mereka. Keseimbangan itu berbeda untuk setiap hubungan. Kamu tidak harus coming out kepada semua orang sekaligus — kebanyakan orang tidak melakukannya.
Bagaimana jika keluarga atau budayaku tidak menerima?
Itu adalah faktor yang sangat besar dan kuis ini mencoba untuk menganggapnya serius. Keamanan lebih penting daripada 'keaslian' — jika memberi tahu seseorang sekarang menempatkanmu dalam bahaya (finansial, perumahan, fisik, emosional), kamu tidak wajib untuk coming out. Berada di dalam lemari adalah strategi bertahan hidup, bukan kegagalan moral. Ada sumber daya LGBTQ+ di bagian bawah halaman ini jika kamu perlu berbicara dengan seseorang.
Aku bahkan belum menemukan labelku. Bisakah aku tetap coming out?
Ya. 'Aku pikir aku mungkin tidak heteroseksual' adalah kalimat yang lengkap. Kamu tidak perlu menunggu sampai kamu mempersempitnya menjadi gay, bi, pan, ace, atau apa pun. Banyak orang coming out sebagai 'bertanya-tanya' terlebih dahulu dan memperbaikinya nanti — itu adalah lintasan yang normal.
Apakah jawabanku bersifat pribadi?
Sepenuhnya. Tidak ada yang disimpan atau dikirim. Semuanya berjalan di browser-mu.